PELAYANAN KAMI

KAMI MELAYANI CETAK : KARTU NAMA * BUKU NOTA * AMPLOP * KOP SURAT * BROSUR * TAS KERTAS * STICKER VINIL * STICKER CUTTING * PAPAN NAMA * HANG TAG * LABEL * KARTU UNDANGAN * ID CARD * FLYER * STEMPEL FLASH * STEMPEL RUNAFLEK * SPANDUK * X BANNER * WEB DESIGN * CETAK DIGITAL * ***** We Serve From The Heart *****

OUR PRODUCT

machine duplicator digital

offset colour printing

10/13/11

Gempa di Bali, Jatuh Korban di Jember


Anak-anak berjalan diantara puing-puing di sebuah Pura yang rusak usai gempa bumi di Denpasar, Bali, Kamis (13/10). Gempa yang mengguncang pada Kamis menyebabkan kepanikan dan melukai setidaknya 50 orang diantaranya patah tulang dan luka kepala. AP/Firdia Lisnawati

TEMPO Interaktif, Jember - Gempa bumi yang terjadi di Nusa Dua, Bali, Kamis, 13 Oktober 2011, menyebabkan jatuhnya korban di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Pantauan Tempo, akibat guncangan yang cukup keras itu menyebabkan sebagian langit-langit gedung Rumah Sakit Gigi Mulut (RSGM) Universitas Jember (Unej) ambrol.


Menurut seorang mahasiswa, Ika Pangestu, ketika gempa terjadi, puluhan mahasiswa dan dosen di lantai 3 gedung itu berebut keluar ruangan. "Untung sedang tidak ada pasien dan tidak ada yang tertimpa eternit yang jatuh," katanya.

Selain di RSGM Unej, gempa juga menyebabkan seorang pekerja di kompleks pembangunan laboratorium bahasa Unej terjatuh. Kuli bangunan yang terjatuh itu adalah Yono. Akibatnya, punggungnya cedera dan harus dirawat di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. Soebandi. "Dia sedang di atas tangga, mungkin panik," kata Udin, teman kerjanya.

Gempa yang berlangsung beberapa detik ini sempat membuat panik ribuan orang. Selain warga di kawasan permukiman, ratusan orang di kantor-kantor juga berhamburan keluar. Mereka berlari menuju tempat-tempat terbuka di sekitarnya. Sebagian tampak sibuk menelepon keluarga mereka.

Pantauan Tempo, kepanikan juga tampak di kompleks kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Jember dan sejumlah kantor bank. Ratusan orang berhamburan keluar, sebagian besar menuju alun-alun Kota Jember. Sejumlah orang berteriak keras menyebut nama Allah dan berdoa. "Semoga keluarga di rumah selamat semua," ujar Anggraeni, seorang perempuan pegawai kantor pos Jember.

Kepanikan juga terjadi di kompleks RSD dr. Soebandi Jember. Ratusan pegawai, pengunjung, dan pasien, berlarian dan berteriak-teriak keluar ruangan dan gedung rumah sakit.

Untunglah, guncangan bumi tidak berlangsung lama. Sekitar 10 detik kemudian, situasi kembali normal. "Tapi, ya agak merepotkan. Banyak petugas yang membantu pasien yang tadi sempat dipaksa keluar dan membereskan barang-barang yang berserakan," kata humas RSD dr. Soebandi, Justina Evi Tyaswati.

Data di laman www.bmg.go.id milik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyebutkan gempa di Jember itu merupakan rangkaian dari gempa 6,8 Skala Richter yang terjadi di kedalaman 143 km di laut barat daya, Nusa Dua, Bali. Gempa yang terjadi pukul 10.16.27 itu juga terasa di Kuta, Mataram, Madura, Jember, Blitar, Surabaya, Malang, Karangkates, dan Wonogiri.

Sumber : tempointeraktif.com